WARTA | HANKAM

Pembangunan Infrastruktur Jalan Bisa Mewujudkan Desa Sejahtera Mandiri

SKIH / ISTIMEWA

Pembangunan Infrastruktur Jalan Bisa Mewujudkan Desa Sejahtera Mandiri

Semarang, Menjelang penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, anggota Satgas bersama warga terus berupaya maksimal di tahap finishing jalan. Senin (19/10/2020).

TMMD ini ditargetkan akan ditutup 21 Oktober 2020 mendatang. Untuk pengecoran jalan, sasarannya yang telah dicapai yakni 99% dengan realisasi cor beton sepanjang 1.665 meter lebar 4 meter dan tebal 12 Cm. Dari jarak tersebut jalan sepanjang 1.400 meter yang dibangun melintasi Dusun Wonosari menuju ke arah Glamping De Loano kemudian sepanjang 115 meter membuka jalan ke arah Curug Nabak di Dusun Lor Kali dan 150 meter sisanya di Dusun Sejati.

Tampak anggota Satgas TMMD bersama warga masyarakat memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk menyelesaikan pekerjaan guna mencapai hasil maksimal. Bagi warga setempat, medan berat, naik turun tebing yang curam sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Begitu juga dengan anggota Satgas TMMD, bekerja di bawah terik matahari dan medan yang ekstrim justru menjadi tantangan tersendiri.

Pasiter Kodim 0708/Purworejo, Kapten Inf Daliman menjelaskan, saat ini tinggal dua hari menjelang penutupan, semua pekerjaan sudah mencapai hasil yang maksimal.

”Pekerjaan yang dikerjakan sejak awal hingga saat ini sudah sesuai dengan rencana yang ditentukan sebelumnya dan hasilnya sangat memuaskan karena seluruh anggota Satgas TMMD dan warga masyarakat saling membantu hingga pekerjaan dapat selesai sesuai rencana, ” terangnya.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. mengungkapkan bahwa seluruh tahapan pembangunan jalan telah dilaksanakan sesuai perencanaan dan kini memasuki tahap akhir. Setelah selesai semuanya nanti tentu warga yang melintas akan merasa lebih nyaman dan aman. Untuk menjamin terwujudnya Desa Sejahtera Mandiri salah satu sarananya adalah dengan memastikan tersedianya infrastruktur.

“Tolok ukur keberhasilan pembangunan infrastruktur terhadap pembangunan ekonomi adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Diharapkan dengan pemanfaatan jalan nantinya bisa menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan akses pelayanan untuk semua masyarakat” ungkapnya.

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending