MK Putuskan Anggota DPR yang Nyalon di Pilkada Wajib Mundur
FOTO : ISTIMEWA

MK Putuskan Anggota DPR yang Nyalon di Pilkada Wajib Mundur

Oleh : Redaksi | suratkabarindonesiahebat.com/ | 28 November 2017 17:39:44 WIB

SKIH. JAKARTA. Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan perihal ketentuan pengunduran diri bagi anggota legislatif jika ingin mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah. Dengan demikian, anggota legislatif tetap harus mengundurkan diri dari jabatannya jika ingin bertanding dalam Pilkada.

"Menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya," ucap Hakim Anwar Usman saat membacakan putusan Nomor 45/PUU-XV/2017 di ruang sidang MK, Jakarta, Selasa (28/11).

Diketahui, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Provinsi Riau, Abdul Wahid menggugat pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.


Pasal yang digugat pemohon menjelaskan bahwa seorang anggota legislatif mesti mengundurkan diri secara tertulis sejak ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah.

Pemohon merasa keberatan dengan beleid tersebut. Merujuk dari pasal 318 ayat (4) Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), pemohon mengatakan masa jabatan anggota DPRD adalah lima tahun. Pemohon merasa hak politiknya yang dijamin dalam pasal 27 ayat (1) dan Pasal 28 ayat (1) UUD 1945 dihalangi.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan gugatan yang diajukan pemohon sudah tidak relevan karena sebelumya MK telah mengeluarkan putusan atas permohonan yang sama. Putusan Bernomor 33/PUU-XIII/2015 pada 8 Juli 2015 lalu.

"Sehingga pemohon tidak relevan lagi untuk mempersoalkan norma tersebut oleh karena itu dalil pemohon a quo tidak beralasan menurut hukum," ucap Anwar.

Dalam dalil permohonan, pemohon juga menganggap keberadaan anggota legislatif bersifat kolektif kolegial, sehingga tidak akan mengganggu sistem besarnya bila ikut dalam pilkada. Pemohon menilai anggota legislatif tidak bisa disamakan dengan anggota TNI, Polri, dan PNS yang bekerja secara individual.

Putusan sidang tersebut membuat anggota legislatif tetap harus menyatakan pengunduran diri secara tertulis saat dirinya ditetapkan sebagai pasangan calon dalam pilkada. (djm)"; ?>

Komentar Berita

Logis Terkini
Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:10:04 WIB

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi Jakarta, 15 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Sebagai bagian dari rangkaian akhir kegiatan HUT ke -3, Humas Bakamla RI menggelar pameran foto yang mengiringi acara tasyakuran di Gedung Proklamasi, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 56,

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017

Jumat, 15 Desember 2017 - 22:35:44 WIB

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017 Jakarta, 15 Desember 2017,TNI Angkatan Laut menggelar Rapat Kerja Teknis Pengawasan (Rakerniswas) tahun 2017, bertempat di Auditorium Denma Markas Besar Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/12). Kegiatan tersebut dibuka secara langsung

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:43:25 WIB

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI Jakarta, 15 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Bakamla RI menginjak usia ke-3 tahun. Dalam rangka memperingatinya, Bakamla RI menggelar upacara peringatan HUT ke-3 dipimpin Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., di Taman Tugu Proklamasi, Menteng,

SESKOAL PERINGATI HARI NUSANTARA

Kamis, 14 Desember 2017 - 21:40:56 WIB

SESKOAL PERINGATI HARI NUSANTARA

Seskoal,- Seluruh anggota Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Aparat Sipil Negara (ASN) mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Nusantara 2017, Rabu (13/12) di lapangan apel Seskoal, Bumi Cipulir Jakarta Selatan. 

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram

Kamis, 14 Desember 2017 - 21:33:43 WIB

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram Jakarta, 14 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Bakamla RI bersama TNI AL memulai Operasi khusus pengamanan rumpon illegal di Laut Seram, Kamis (14/12/2017). Dengan menggunakan kapal TNI AL KRI Soputan-923 serta