Berkas Setya Novanto Dilimpahkan, Fredrich Serang KPK Lagi
FOTO : ISTIMEWA

Berkas Setya Novanto Dilimpahkan, Fredrich Serang KPK Lagi

Oleh : Redaksi | suratkabarindonesiahebat.com/ | 06 Desember 2017 12:42:56 WIB

SKIH. Jakarta - Fredrich Yunadi, salah satu pengacara Setya Novanto, menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melecehkan hukum dan merendahkan hak dan martabat advokat terkait dengan pelimpahan berkas kliennya. Ia mengaku diminta datang oleh penyidik KPK untuk mendampingi Setya dalam rangka penyerahan tahap kedua.

Fredrich mengaku menolak mendampingi Setya hari ini, Selasa, 5 Desember 2017, karena ada kegiatan. Fredrich mengaku sudah meminta hal itu ditunda, tapi KPK tetap memaksa."Penyidik KPK memaksa dengan advokat lainnya," katanya dalam pesan pendek yang diterima Tempo, Selasa.

Menurut Fredrich, penyidik KPK memaksa anggota tim pengacara lain bisa hadir ke KPK. Padahal, kata dua, semua anggota tim memiliki tugas, seperti mendampingi klien di Bareskrim Polri, dan ada yang di luar kota. Bahkan Otto Hasibuan masih berada di Singapura. Karena itu, dia tetap meminta pendampingan dilakukan pada Rabu besok, 6 Desember 2017.

Fredrich mengatakan kemungkinan advokat yang hadir mendampingi Setya adalah Maqdir Ismail. Dia mengatakan kehadiran Maqdir di luar tanggung jawabnya. "Saya tegaskan di luar persetujuan saya dan rekan Otto. Segala risiko dan tanggung jawab adalah pribadi rekan Maqdir," ujarnya.

Fredrich Yunadi lalu mempertanyakan mengapa kasus ini bisa dinyatakan P21. Dia mempertanyakan peluang delapan saksi meringankan yang belum diperiksa. Hingga berita ini dibuat, belum ada pihak KPK yang bersedia memberikan keterangan soal ini.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya untuk kasus yang sama pada 10 November 2017. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, berkas penyidikan Setya belum juga rampung dan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum KPK.

Atas penetapan tersangka tersebut, Setya juga kembali mengajukan praperadilan pada 16 November 2017. Ketua Umum Partai Golkar itu menggugat penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK. Status tersangka Setya yang pertama gugur setelah permohonan praperadilannya dikabulkan hakim tunggal Cepi Iskandar pada 29 September 2017.

Sepanjang hari ini, Setya Novanto sendiri menjalani pemeriksaan penyidik di gedung KPK. Dia baru diperbolehkan kembali ke ruang tahanan sekitar pukul 20.50."; ?>

Komentar Berita

Logis Terkini
Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:10:04 WIB

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi Jakarta, 15 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Sebagai bagian dari rangkaian akhir kegiatan HUT ke -3, Humas Bakamla RI menggelar pameran foto yang mengiringi acara tasyakuran di Gedung Proklamasi, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 56,

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017

Jumat, 15 Desember 2017 - 22:35:44 WIB

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017

TNI AL GELAR RAPAT KERJA TEKNIS PENGAWASAN 2017 Jakarta, 15 Desember 2017,TNI Angkatan Laut menggelar Rapat Kerja Teknis Pengawasan (Rakerniswas) tahun 2017, bertempat di Auditorium Denma Markas Besar Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/12). Kegiatan tersebut dibuka secara langsung

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:43:25 WIB

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI

Dirgahayu Ke-3 Bakamla RI Jakarta, 15 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Bakamla RI menginjak usia ke-3 tahun. Dalam rangka memperingatinya, Bakamla RI menggelar upacara peringatan HUT ke-3 dipimpin Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., di Taman Tugu Proklamasi, Menteng,

SESKOAL PERINGATI HARI NUSANTARA

Kamis, 14 Desember 2017 - 21:40:56 WIB

SESKOAL PERINGATI HARI NUSANTARA

Seskoal,- Seluruh anggota Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Aparat Sipil Negara (ASN) mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Nusantara 2017, Rabu (13/12) di lapangan apel Seskoal, Bumi Cipulir Jakarta Selatan. 

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram

Kamis, 14 Desember 2017 - 21:33:43 WIB

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram

Bakamla RI dan TNI AL Gelar Operasi Khusus amankan Rumpon Di Laut Seram Jakarta, 14 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Bakamla RI bersama TNI AL memulai Operasi khusus pengamanan rumpon illegal di Laut Seram, Kamis (14/12/2017). Dengan menggunakan kapal TNI AL KRI Soputan-923 serta