Spektakuler Itu Digital, Bukan Rekor MURI
FOTO : ISTIMEWA

Spektakuler Itu Digital, Bukan Rekor MURI

Oleh : Priyono | suratkabarindonesiahebat.com/ | 13 Februari 2018 10:05:26 WIB

SKIH. Spektakuler Itu Digital

Dodol Betawi merupakan Makanan Betawi, suatu masakan khas yang berasal dari Suku Betawi. Masakan Betawi ini mudah ditemukan di acara-acara tertentu yang diselenggarakan di Jakarta seperti pada acaraLebaran Betawi, pernikahan, hari raya Idul Fitri atau di warung-warung tertentu yang menyajikanmakanan khas Betawi, sehingga masyarakat Jakarta dan sekitarya menjadikan Dodol Betawi menjadi menu wajib saat acara tradisi Betawi.

Dalam upaya pemecarah Rekor MURI pada event Bekasi Jaman NOW yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi dan Bank BRI, justru mendapat kritikan tajam dari tokoh-tokoh Betawi, yang tergabung dalam Betawi Bangkit, mereka mengecam pihak penyelenggara yang seakan tidak menghargai Makanan Khas Betawi yang sacral tersebut hingga banyak yang terinjak-injak saat rabutan, ini jelas sebuah penghinaan pada budaya Betawi, ungkap Tokoh Muda Betawi yang juga Ketua Betawi Bangkit, David Darmawan.

"Dodol bagi masyarakat Betawi itu bukan cuma makanan. Itu mencerminkan budaya guyub, gotong royong. Makanan yang wajib ada pada hari-hari besar, seperti Idul Fitri. Saat upacara adat, juga saat pernikahan adat, Dan kalaupun hanya dipandang makanan, harus tetap dihormati, tidak untuk diinjak-injak", tegas David Darmawan, usai menyaksikan pesta rakyat spektakuler "Bekasi Jaman Now" yang digelar Pemkot Bekasi dalam rangka HUT Ke-21 Kota Bekasi, Minggu (11/2).

David mengaku sangat prihatin dengan kejadian dodol yang menjadi rebutan dan terinjak-injak oleh massa dalam pesta rakyat tersebut, dimana pada pesta rakyat "Bekasi Jaman Now" yang digadang-gadang spektakuler, memang digelar berbagai kegiatan ekonomi, olahraga, seni, musik dan budaya, yang salah satunya adalah pemecahan rekor MURI Dodol Terpanjang di Dunia.

"Tadinya saya pikir ditaruh di atas meja, bukan digantung jadi pembatas jalan begitu. Yang jelas rebutan dan menginjak-injak makanan itu sama sekali tidak mencerminkan budaya bangsa Timur, khususnya Indonesia, apalagi budaya Betawi, yang sangat menghargai makanan. Dimana letak budayanya itu (menginjak-injak makanan) ?", terlebih lagi, dodol dalam budaya Betawi memiliki makna tersendiri sehingga menjadi salah satu menu yang wajib ada saat hari-hari besar, saya kira dari budaya manapun, pasti kita menghargai makanan. (kejadian) ini karena eo-nya hanya sporadis, tegas David saat jumpa PERS di salahsatu galeri caffe di areal tersebut.

Menurut David, alih-alih mau spektakuler, pesta rakyat "Bekasi Jaman Now" yang digelar Pemkot Bekasi ini hanya berkesan hura-hura, konsumtif dan hedonisme. Jauh dari memuliakan akar budaya masyarakat setempat, tambahnya.

"Ada yang salah dalam mindset eo/ marketing/ panitia penyelenggara. Karena Bekasi Jaman Now itu harusnya inklusif (31/1/18, 3:13:20 PM: Kintan Daai TV: https://youtu.be/9nGY_o_qh2s), dan spektakuler itu harusnya digital (31/1/18, 3:13:45 PM: Kintan Daai TV: https://youtu.be/zOG-ecgTC44). Jadi bukan sekedar hura-hura, konsumtif apalagi hedonistik begitu", pungkas David. (Pry)
"; ?>

Komentar Berita

SKIH Terkini
Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018

Sabtu, 24 Februari 2018 - 06:11:09 WIB

Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018

Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018 Jakarta, Penkoopsau I, Jumat (23/2). Masih dalam rangkaian Rakernis Koopsau I. Kali ini Panglima Koopsau I, Marsekal Muda TNI Nanang Santoso menggelar Olahraga Bersama dengan peserta Rakernis, Komandan Lanud Jajaran Koopsau I dan Warga

Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018

Sabtu, 24 Februari 2018 - 06:10:37 WIB

Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018

Olahraga Bersama Menjadi Penutup Rakernis Koopsau I T.A 2018 Jakarta, Penkoopsau I, Jumat (23/2). Masih dalam rangkaian Rakernis Koopsau I. Kali ini Panglima Koopsau I, Marsekal Muda TNI Nanang Santoso menggelar Olahraga Bersama dengan peserta Rakernis, Komandan Lanud Jajaran Koopsau I dan Warga

Rakernis Koopsau I Menuju "Abhibhuti Antarikshe"

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:39:43 WIB

Rakernis Koopsau I Menuju "Abhibhuti Antarikshe"

Rakernis Koopsau I Menuju "Abhibhuti Antarikshe" Jakarta, Penkoopsau I, Kamis (22/2).      Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I Marsekal Muda TNI Nanang Santoso, membuka Rapat Kerja Teknis Koopsau I yang diikuti oleh para

Benahi Sistem Pelaporan Keuangan, Personel Bakamla RI Dibekali Bimtek Aplikasi SAS

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:13:33 WIB

Benahi Sistem Pelaporan Keuangan, Personel Bakamla RI Dibekali Bimtek Aplikasi SAS

Benahi Sistem Pelaporan Keuangan, Personel Bakamla RI Dibekali Bimtek Aplikasi SAS Jakarta, 23 Februari 2018 (Humas Bakamla RI)--- Guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pegawai dalam melaksanakan system pelaporan keuangan yang sistematis dan akuntabel, Bakamla RI menggelar kegiatan

KETUA KORCAB IV DJAB SERAHKAN BANTUAN

Jumat, 23 Februari 2018 - 18:56:54 WIB

KETUA KORCAB IV DJAB SERAHKAN BANTUAN

KETUA KORCAB IV DJAB SERAHKAN BANTUAN  KEPADA YAYASAN HANG TUAH TANJUNGPINANG Tanjungpinang 23 Februari 2018,… Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah