Pengelola Sewenang-wenang dan Taktransparan, Warga Penghuni Apartemen Bogor Valley Bekukan Pengelola
FOTO : ISTIMEWA

Pengelola Sewenang-wenang dan Taktransparan, Warga Penghuni Apartemen Bogor Valley Bekukan Pengelola

Oleh : Priyono | suratkabarindonesiahebat.com/ | 10 Juni 2018 08:08:54 WIB

SKIH. Pengelola Sewenang-wenang dan Taktransparan, Warga Penghuni Apartemen Bogor Valley Bekukan Pengelola

Meski berjalan cukup alot, namun proses penutupan kantor pengelola Apartemen Bogor Valley berjalan dengan aman, karena warga pemilik Apartemen Bogor Valley adalah orang-orang yang memiliki tanah dan bangunan bersama pada Apartemen Bogor Valley yang sudah mereka beli dari pengembang, hal tersebut dilakukan warga, karena pengelola Apartemen Bogor Valley yang dibentuk Developer Apartemen Bogor Valley sudah waktunya diserahkan kepengelolaannya pada Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) yang dipilih oleh pemilik dan penghuni Rusun/apartemen.

Hal tersebut sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang (UU) No.20 tahun 2011 tentang Rumah Susun (Rusun), dimana pada Pasal 74 Ayat (1) UU tersebut menyatakan, pemilik satuan rumah susun (sarusun) wajib membentuk pengurus P3SRS. Kemudian Ayat (2) menyatakan, P3SRS beranggotakan pemilik atau penghuni yang mendapat kuasa dari pemilik sarusun. Lalu Ayat (3) menyatakan, P3SRS diberi kedudukan sebagai badan hukum berdasarkan undang-undang ini.

Ketentuan pasal-pasal tersebut menunjukkan semua warga sarusun Apartemen Bogor Valley ikut dalam pembentukan P3SRS, dan bukan hanya segelintir orang yang memilih, untuk itu kami warga Apartemen Bogor Valley menyerahkan P3SRS yang dipilih seluruh warga penghuni Apartemen Bogor Valley untuk mengambil alih pengelolaan Apartemen Bogor Valley, ungkap sejumlah warga pada wartawan usai menyegel kantor pengelola Apartemen Bogor Valley.

Ria Andriani warga penghuni dan pemilik hunian Apartemen Bogor Valley saat dimintai keterangan menegaskan, bahwa Pengelola selama ini mengambil uang warga, tidak mengikuti aturan sebagaimana seharusnya, dimana warga tidak boleh membeli token listrik sendiri, dan harus membayar ke Pengelola, ini jelas-jelas melanggar aturan yang ada, demikian juga pembayaran air PDAM Bogor, kita tidak tau berapa jumlah pemakaian, warga hanya tau nilai yang harus dibayar, padahal harga acuan per-meter penggunaan air sudah diatur PDAM dan Pemda Kota Bogor, jadi pengelolaan yang selama ini berjalan, hanya dengan cara pemaksaan serta tidak ada transparansi pada penghuni, padahal itu adalah hak kami warga Apartemen Bogor Valley, dan kini kami sebagai pemilik yang sah bangunan bersama serta tanah bersama ini, telah membentuk P3SRS yang akan mengelola sendiri lingkungan aparteman, untuk itu hari ini kita semua sepakat menutup kantor pengelola yang dibentuk Developer Bogor Valley, tegasnya.

Penentuan iuran pengelolaan lingkungan selama ini besarannya juga tidak pernah dibicarakan bersama warga Apartemen sebagai pemilik Tanah dan Bangunan bersama ini, pengelola menentukan sendiri besarannya, dan seharusnya tiap 3 bulan mereka melaporkan ke penghuni, namun hal tersebut tidak pernah dilakukan, meski kita sudah memintanyapun tidak juga diberi laporan penggunaan dana lola tersebut, disini juga ada dana fasum, fasos dll, bahkan ada aturan baru warga harus bayar asuransi, namun saat ditanya polis asuransinya, pengelola tidak mampu menunjukkan polis asuransi sebagai hak pembayar asuransi, hal lain adalah unit yang bocor, lampu mati, namun kewajiban pengelola tidak mau memperbaikinya, untuk itu mulai hari ini Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun yang dibentuk warga akan mengelola iuran pengelolaan lingkungan di Apartemen Bogor Valley, tambah Ria.

Hal senada juga dijelaskan, Johan pada sejumlah wartawan, bahwa Pengelola yang selama ini mengambil uang pengelolaan Apartemen Bogor Valley adalah orang-orang yang di pilih oleh Pengembang Apartemen Bogor Valley, bahkan diantara mereka bukan warga Apartemen Bogor Valley, dan saat ini warga yang berjumlah 690 penghuni, sudah membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun atau P3SRS, pada 5 Juni 2018, yang akan mengelola sendiri Apartemen Bogor Valley ini, untuk itu kami telah meminta agar pengelolaan diserahkan pada P3SRS yang dipilih dan dibentuk oleh warga penghuni Apartemen Bogor Valley, sebagaimana diatur dalam UU No.20 Tahun 2011 tenteng Rumah Susun tersebut. Dan hal ini sudah kami laporkan pada Dinas Perumahan Kota Bogor maupun pengembang, tegas Johan.

Diakuinya bahwa pengelola Apartemen Bogor Valley selama 3 tahun lebih ini tidak transparan, semena-mena terhadap penghuni, bahkan kerap kali melakukan ancaman seperti akan mematikan listrik, air dan yang lain jika tidak mau membayar uang Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang nilainya Rp.500.000,- perbulan, bahkan hunian yang belum ditempatipun harus membayar dana lola, listrik maupun air, padahal token listrik jika tidak digunakan maka token tidak berkurang, namun ini dipaksa bayar listrik tiap bulan, meskipun tidak menyala atau tidak digunakan daya listriknya. biaya bulanan yang angkannya fantastis itu tidak ada laporan ke warga penghuni, diperuntukkan untuk pada dan berapa jumlahnya terpakai tidak ada laporan keuangan, ini jelas-jelas sebagai bentuk pungutan liar yang harus dihentikan, dan tidak boleh terjadi lagi di Apartemen Bogor Valley ini, papar Johan.(Red).
"; ?>

Komentar Berita

SKIH Terkini
MARINIR KIRIM TIM SAR KE DANAU TOBA

Selasa, 19 Juni 2018 - 17:01:23 WIB

MARINIR KIRIM TIM SAR KE DANAU TOBA

MARINIR KIRIM TIM SAR KE DANAU TOBA Marinir kirim TIm SAR Kapal Tenggelam KM. Sinar Bangun di Tiga Ras Simalungun Danau Toba.Tim Berangkat dari Yonmarhanlan I Belawan , Selasa (19/6/18) Sekitar pukul. 00.20 WIB dipimpin lansung Lettu Mar Lontung Rumapea. "Jumlah Tim 24

Personel TMMD Ke 102 Probolinggo Bermalam di Rumah Warga

Selasa, 19 Juni 2018 - 16:10:05 WIB

Personel TMMD Ke 102 Probolinggo Bermalam di Rumah Warga

Personel TMMD Ke 102 Probolinggo Bermalam di Rumah Warga Probolinggo (19/6) - Anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan TMMD ke 102 Probolinggo selama satu bulan kegiatan berlangsung akan bermalam di rumah warga. Rumah-rumah warga tersebut sudah ditinjau dan meminta restu yang memiliki rumah agar

Lanal Bangka Belitung Laksanakan Karya Bakti dan Komsos Pada Acara Peh Cun Festival 2018

Selasa, 19 Juni 2018 - 16:05:56 WIB

Lanal Bangka Belitung Laksanakan Karya Bakti dan Komsos Pada Acara Peh Cun Festival 2018

Lanal Bangka Belitung Laksanakan Karya Bakti dan Komsos Pada Acara Peh Cun Festival 2018 Jakarta, 18 Juni 2018-- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dan Komsos pada acara Peh Cun Festival 2018 dengan tema

Yonif MR 413 Kostrad Ikut Membantu Kelancaran Arus Balik Mudik

Selasa, 19 Juni 2018 - 14:16:05 WIB

Yonif MR 413 Kostrad Ikut Membantu Kelancaran Arus Balik Mudik

Yonif MR 413 Kostrad Ikut Membantu Kelancaran Arus Balik Mudik (Penkostrad. Selasa, 19 Juni 2018). Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di bulan ramadhan dan menjaga keamanan selama mudik lebaran tahun ini anggota Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad bersinergi dan

Mudik Lebaran, Yonif Para Raider 503 Kostrad Sediakan Rest Area

Selasa, 19 Juni 2018 - 13:36:39 WIB

Mudik Lebaran, Yonif Para Raider 503 Kostrad Sediakan Rest Area

Mudik Lebaran, Yonif Para Raider 503 Kostrad Sediakan Rest Area (Penkostrad. Selasa, 19 Juni 2018). Menghadapi arus balik Hari Raya Idhul Fitri 1439 H tahun 2018, Yonif Para Raider 503 kostrad menyediakan tempat peristirahatan atau rest area bagi para pemudik yang melintas di Jl. Gajah Mada,