WARTA | PENDIDIKAN

Hadapi Era Industri 4.0, IAI-KAPd Gelar Konferensi Ilmiah Akutansi Ke VI Tahun 2019

SKIH / ISTIMEWA

Hadapi Era Industri 4.0, IAI-KAPd Gelar Konferensi Ilmiah Akutansi Ke VI Tahun 2019

Era Industri 4.0 sebagai salahsatu kebangkitan industri berbasis teknologi digital serta Sistem siber fisik, internet dan komputasi yang berbasis Big Data telah mempengaruhi dunia industri, sehingga di era Industri 4.0 tersebut menuntut dunia pendidikan, agar mampu melahirkan generasi cerdas dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana tuntutan industry 4.0 tersebut, dan bertempat di Aula Kampus Trisakti School of Management (TSM), Grogol Jakarta Barat, pada 14 hingga 15 Maret digelar Konferensi Ilmiah Akutansi (KIA) ke VI. Dengan mengambil tema "Tantangan dan Peluang Manghadapi Era Industri 4.0".

Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso dalam sambutannya mengaku bersyukur Trisakti School of Management sebagai salahsatu kampus dibawah naungan Yayasan Trisakti, diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan Konferensi Ilmiah Akutansi Ke VI ini, dan Konferensi Ilmiah Akutansi ini, sejalan dengan Trisakti, sebagai konsep dalam membangun bangsa.

Melalui KIA VI ini, kami berharap Lembaga Pendidikan Tinggi akan siap menghadapi era revolusi industri 4.0, dan mengambil langkah strategis, guna meraih masa depan di ere Revolusi Industri 4.0 tersebut, dan melalui kegiatan Konferensi Ilmiah Akutansi ini, bisa menjadi ajang kebersamaan serta ajang mengembangkan ilmu Akutansi melalui penelitian bagi akuntan, terutama bagi akuntan pendidik, demikian juga hasil penelitian tersebut maupun publikasi akan membuahkan manfaat pengembangan ilmu akutansi, sehingga ilmu akutansi akan semakin berguna bagi para pengguna akutansi di era revolusi Industri 4.0, pinta Dr Bimo Prakoso.

Disela acara tersebut, Ketua Trisakti School of Management, Arya Pradipta, SE,ME, Ak, CA pada wartawan menjelaskan, bahwa melalui penyelenggaraan KIA VI ini, juga sebagai upaya Ikatan Akutansi Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd) dalam menjalankan tugas Kementerian Ristek dan Dikti, dalam melakukan riset, sehingga riset yang dilakukan akan bermanfaat bagi pengembangan teori maupun praktek akutansi di Indonesia. Serta melalui kegiatan konferensi ini diharapkan ada sinergi antara praktisi-praktisi yang bergerak dibidang industri 4.0 dengan pendidik akutansi.

Trisakti School of Management yang hari ini menjadi penyelengara diharapkan bisa menjadi batu loncatan, untuk menjadi tuan rumah Konferensi Ilmiah Akutansi Internasional, maupun Konferensi Ilmiah Manajemen Internasional, dengan KIA VI ini kita berharap seluruh civitas TSM baik dosen maupun mahasiswa akan bisa mengikutinya, sehingga akan ada benang mereh, antara Akuntan Pendidik dengan Praktisi di Revolisi Industri 4.0, sehingga para lulusan TSM akan siap bekerja di Industri-industri yang bergerak di era digitalisasi tersebut, untuk mendukung proses pembelajaran menuju era Industri 4.0, TSM telah menyiapkan sarana dan prasarananya, dengan bekerjasama perusahaan IBM maupun Microsoft dalam menyiapkan Software terbaru maupun memberikan latihan khusus pada dosen, papar Arya Pradipta.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua IAI-KAPd Prof Dian Agustia, bahwa kegiatan KIA VI ini juga sebagai bentuk pengembangan untuk pendidikan Akutansi maupun Pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, melalui Pengabdian Masyarakat dan Penelitian, untuk itu kegiatan hari ini juga diharapkan menjadi tradisi para dosen maupun akuntan dalam penelitian, serta di publikasikan pada Jurnal Nasional maupun Jurnal Internasional, harapnya.

Panitia KIA VI, Aan Marlinah SE. M.Ak mengungkapkan, bahwa KAI VI merupakan perhelatan akbar yang menjadi agenda tiap tahun dan dalam KAI VI ini akan dibagi menjadi 2 kegiatan besar yang pertama hari ini 14 Maret 2019 adalah diselenggarakannya Pembukaan dan Seminar dan kedua tanggal 15 Maret 2019 akan dilakukan presentasi Paper dan poster dari para peneliti perguruan tinggi, dan kita bersyukur yang hadir hari ini dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan hadir juga peserta dari Jakarta maupun yang terjauh dari Papua, dari berbagai latar belakang bidang profesi, mulai dari Akuntan, Akademisi, Praktisi, dari lembaga BUMN, BPKP, BPK serta perusahaan swasta.

Koordinator Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi DKI Jakarta, Dr Istianingsih, juga menambahkan, bahwa Konferensi Ilmiah Akutansi yang pertama tahun 2014, di Universitas Mercu Buana, kedua di Universitas Pembangunan/UPN pembangunan, ketiga di Universitas Tarumanegara, ke 4 di Universitas Pancasila ke 5 di STEI Rawamangun, dan sekarang kita sudah sampai pada KIA yang ke 6 yang luar biasa di Trisakti School of Management, dan hari ini telah bergabung beberapa Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dalam Forum Dosen Akutansi Perguruan Tinggi, untuk itu melalui KIA Ke VI ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi pengembangan akuntansi dan bisa berkontribusi bagi dosen akuntansi di seluruh perguruan tinggi, khususnya di DKI dan umumnya di Indonesia, harapnya. (Pry).

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending