WARTA | EKONOMI

Seminar Peran Teknik Industri Dalam Era Industri 4.0, Upaya Tingkatkan Pembelajaran di UIJ

SKIH / ISTIMEWA

Seminar Peran Teknik Industri Dalam Era Industri 4.0, Upaya Tingkatkan Pembelajaran di UIJ

Perkembangan Dunia Industri di era Kebangkitan Industri 4.0 saat ini, telah menuntut seluruh lembaga pendidikan tinggi untuk menyesuaikannya, demikian juga bidang ilmu Prodi Teknik Industri juga harus mampu melakukan perubahan sebagaimana perkembangan saat ini yang telah masuk pada era digital, dan untuk menyiapkan hal tersebut Universitas Islam Jakarta (UIJ) menggelar Seminar Teknik Industri Dengan tema "Peran Teknik Industri Dalam Era Industri 4.0". bahkan disela Seminar juga Dipamerkan salahsatu Karya Mahasiswa UIJ, berupa Peralawan parut Ikan, untuk membantun peternak dengan memanfaatkan ikan-ikan yang tidaklagi di konsumsi, untuk campuran pakan ternak (pelet) dan unggas, bahkan alat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk pemarut produk perkebunan (Kelapa, Jagung, Singkong, Umbi-umbian) dan bisa digunakan untuk mengasah alat-alat rumah tangga/alat berkebun seperti pisau/parang dan sabit dll.

Seminar Peran Teknik Industri Dalam Era Industri 4.0 digelar juga dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Program Studi Teknik Industri yang ke 37 tahun, Universitas Islam Jakarta (UIJ), dengan menghadirkan pembicara, Guru Besar Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Abdul Hakim Halim, Rektor UIJ, Prof Raihan dan Dept Head Learning Center PT Inti Ganda Perdana, Kingwan, ST.

Disela acara tersebut, Rektor UIJ, Prof Raihan pada wartawan menegaskan, bahwa pada 37 tahun Prodi Teknik Industri Universitas Islam Jakarta saat ini, merupakan moment yang tepat bagi Civitas UIJ untuk melakukan perubahan sebagaimana tuntutan kemajuan era digital saat ini, UIJ akan merubah paradigma mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang pesat, sehingga banyak hal yang perlu dibicarakan, untuk itu, pada Seminar Peran Teknik Industri Dalam Era Industri 4.0 ini, UIJ mengundang para pakar praktisi maupun akademik yang berkaitan dengan industri 4.0, untuk melihat apakah ere digitalisasi apakah seluruh komponen manufaktur harus menyesuaikan diri dengan era digitalisasi.

Sehingga ada beberapa hal yang harus kita lakukan, dimana dunia kampus harus menyesuaikan dengan perkembangan industri, kedua kurikulum juga harus bisa mengantisipasi bagi mahasiswa dalam kemajuan keilmuan teknologi industri, saat ini di Universitas Islam Jakarta telah dilakukan perubahan, konvensional kampus menjadi website digit, semua pelayanan melalui Web, oleh karena itu nanti kampus akan menyiapkan literasi yang berkaitan dengan pendidikan maupun pelayanan menyesuaikan diri dengan digitalisasi, sehingga tidak tereliminasi dengan perguruan tinggi di republik ini, tegas Prof Raihan.

Sementara Guru Besar Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Abdul Hakim Halim usai seminar juga menegaskan, bahwa di era Digital yang dikenal dengan Era Kebangkitan Industri 4.0 ini, menuntut para pendidik khusunya dosen, harus bisa mengikuti perkembangan kemajuan yang ada, karena para lulusan yang dihasilkan, nantinya juga akan menjadi bagian dari pabrik di masa depan, disinilah kita semua dituntut untuk mampu menghasilkan sumber daya manusia yang juga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, seiring dengan kebangkitan industry 4.0, tegasnya.

Dalam proses Akademik, disamping perlunya sarana teknologi digital, yang tidak kalah penting adalah kurikulum, untuk itu kurikulum pendidikan tinggi, khususnya prodi Teknik Industri juga harus mampu mengadopsi terhadap industri masa depan, yang sudah maju pesat ini, harapnya. (Pry)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending