WARTA | LIPUTAN KHUSUS

Tradisi Pencucian Tunggul dan Bendera Perang Yonif Para Raider 433 Kostrad

SKIH / ISTIMEWA

Tradisi Pencucian Tunggul dan Bendera Perang Yonif Para Raider 433 Kostrad

Komandan Batalyon Infanteri Yonif, Para Raider 433 Kostrad, Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro, S.I.P melaksanakan tradisi pencucian tunggul dan bendera perang Yonif Para Raider 433 Kostrad, kegiatan ini dilaksanakan di ruang transit Mayonif Para Raider 433 Kostrad sekaligus memperingati HUT ke 31 Yonif Para Raider 433 Kostrad.

Acara ini diikuti oleh Seluruh Perwira, perwakilan Bintara dan Tamtama serta para sesepuh Prajurit Julu Siri. Sambueja.

Acara tradisi pencucian tunggul dan bendera perang Yonif Para Raider 433 Kostrad dimulai dengan sambutan dan perkenalan Danyonif Para Raider 433 Kostrad Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro, S.I.P kepada para sesepuh prajurit Julu Siri, kemudian dilanjutkan pesan dan sepatah kata para sesepuh Julu Siri, tentang pejalanan sejarah satuan ini kemudian dilanjutkan pembacaan Yasin dan doa bersama. Setelah pembacaan Yasin dan doa bersama acara dilanjutkan dengan tradisi pencucian tunggul dan bendera perang Yonif Para Raider 433 Kostrad oleh Komandan Yonif Para Raider 433 Kostrad.

Kegiatan pencucian tunggul dan bendera perang Yonif Para Raider 433 Kostrad ini menurut Danyonif Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro, S.I.P, merupakan tradisi, nilai luhur, semangat dan bagian dari sejarah satuan yang harus dilestarikan serta dihormati keberadaanya karena bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai sejarah serta perjuangan pengorbanan bangsa sebelumnya. Jadi diharapkan setiap Prajurit Yonif Para Raider 433 Kostrad saat ini tidak lupa akan kewajiban, tugas pokok dan asal keberadaanya sebagai prajurit rakyat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat sehingga dengan kegiatan ini selain mengeratkan silahturahmi antara para prajurit dengan sesepuh Julu Siri.

Para Sesepuh Julu Siri, berpesan kepada anak-anak dan adik-adik sebagai penerus Julu Siri, sehubungan bertambahnya usia Batalyon harus semakin dewasa serta bijak dalam bertindak, jadikan tradisi ini sebagai media perekat hubungan sosial antar masyarakat dengan prajurit dirasa cukup efektif digunakan dalam mendukung kegiatan pembinaan teritorial secara terbatas oleh Yonif Para Raider 433 Kostrad.

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending