WARTA | LIFESTYLE

Komunitas Seniman Muslim Indonesia Bangun Kebersamaan Untuk Berseni

SKIH / ISTIMEWA

Komunitas Seniman Muslim Indonesia Bangun Kebersamaan Untuk Berseni

Bertempat di halaman Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat, Minggu 7 Juli 2019, Komunitas Seniman Muslim Indonesia menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi, acara tersebut juga dalam upaya menjalin Silaturahmi diantara Seniman Muslim, khususnya Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ). turut hadir Alumni IKJ semua angkatan, Seniman non IKJ, Pengamat Seni, Pecinta Seni, serta kritikus Seni Muslim Indonesia.

Disela acara tersebut, Nur Asia Uno mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan Komunitas Seniman Muslim Indonesia yang telah berjuang sama saya dari 2014 sampai sekarang.

Mari kita terus berjuang untuk saat ini dan di masa yang akan datang, kita mewujudkan kesungguhan kita dalam membangun bangsa dan negara ini, dengan membuat kegiatan-kegiatan positif yang berpihak kepada masyarakat, terutama rakyat kecil.

Jangan pernah berhenti berjuang untuk membantu perekonomian masyarakat, membantu mengurangi pengangguran melalui bidang - bidang yang digeluti kawan-kawan seperjuangan disini.

Tetap berkarya dengan menjaga idealisme dan nilai-nilai kejujuran, integritas, keadilan dan tetap bersilaturahim, tetap berkarya, tetap berjuang, untuk masyarakat yang adil dan makmur. Saya bangga bersama rekan-rekan komunitas seniman muslim yang telah berjuang selama 9 bulan ini. dan Saya berpesan Janganlah jauh yang menumpuk kebencian, sekali lagi ini bukanlah akhir dari perjuangan kita, akan tetapi adalah awal perjuangan kita dengan yang lain. jiwa dan hati kita, tangan kita bergandengan dalam perjuangan ini, pintanya.

Sementara Bunda Ayu B Nurdin, SH,MH Alumni IKJ 91, selaku ketua panitia acara Halal Bihalal juga menjelaskan, bahwa selama ini komunitas Seni Islam terpecah di beberapa kelompok, untuk itu hari ini kita berkumpul untuk menyatukannya, baik seniman Islam dari Akademik, Non Akademik maupun orang-orang yang berjiwa seni, kita akan bertukar fikiran, pengalaman maupun menyusun program pergelaran seni bersama, kita akan gelar paling tidak 1 kali dalam sebulan, kita akan fasilitasi seluruh seniman Islam untuk tampil bersama, ungkap Ayu B Nurdin.

Ketua Forum Seniman Muslim Indonesia, yang juga dosen Seni Rupa IKJ, Tri Aru Wiratno juga menambahkan, bahwa selama ini kita bertemu di iven dari berbagai komunitas, sebenarnya ya kita-kita juga, namun mengapa mesti dalam berbagai kelompok, ada yang Seni Theater, Seni Musik,Tari, Kriya, Lukis, Seni paran dan seniman tradisi seperti Palang Pintu kita tampilkan disini, untuk itu kita coba satukan, sehingga kedepan kita juga bisa meningkatkan harkat derajat serta ekonomi bagi Seniman Muslim.

Komunitas Seniman Muslim Indonesia bersifat independen, sehingga bisa bermitra dengan pihak manapun dalam seni pertunjukan, dan kita juga siap memberikan pelatihan-pelatihan seni di masyarakat, kita punya SDM untuk itu. Komunitas Seniman Muslim Indonesia juga berharap Pemda DKI bisa menjadi mitra dalam menggali, mengembangkan dan melestarikan Seni Budaya Tradisi, harapnya.(Pry/Very)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending