WARTA | LIPUTAN KHUSUS

ITL TRISAKTI AJAK ALUMNI SUKSESKAN PROGRAM MEMES

SKIH / ISTIMEWA

ITL TRISAKTI AJAK ALUMNI SUKSESKAN PROGRAM MEMES

Pemerintah saat ini tengah menggenjot peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dengan meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi, dan salahsatu bentuk program tersebut adalalah membuka seluas-luasnya bagi lulusan SMA/K maupun Aliyah, serta pekerja yang masih lulusan setara SMA, agar mengenyam pendidikan tinggi, khususnya program Vokasi/Sarjana Terapan, dan salahsatu Perguruang Tinggi yang ditunjuk untuk meningkatkan kompetensi bidang Transportasi dan Logistik dalam program Vokasi, metode pembelajaran Multi Entry Multi Exit System (MEMES) yaitu adalah Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti).

Rektor ITL Trisakti, Dr. Tjuk Sukardiman disela acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ITL Trisakti dengan Ikatan Alumni ITL Trisakti, pada wartawan menjelaskan, bahwa dalam mensukseskan metode pembelajaran Multi Entry Multi Exit System (MEMES) dibutuhkan banyak mitra untuk bisa berkolaborasi, dan hari ini kami menggandeng Ikatan Alumni ITL Trisakti, karena para alumni tersebar di banyak lembaga dan institusi dalam dan luar negeri, serta di industri yang berkaitan erat dengan transportasi dan logistik.

Program MEMES tersebut, artinya seseorang yang kuliah di program Vokasi atau Sarjana Terapan, mahasiswa bisa kuliah dari program D 1, dimana setelah selesai tahun pertama (D I), mahasiswa bisa keluar dulu untuk bekerja mencari pengalaman di industri, dan nanti setelah dia berkesempatan kuliah lagi, boleh masuk lagi mengambil program Diploma II, jadi entri lagi, dari multi exit multi entry, multi entry multi exit, kemudian setelah selesai D II bisa bekerja lagi dan nanti bisa melanjutkan ke Diploma III dan seterusnya menyelesasikan Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Jadi pengalaman-pengalaman yang telah diperoleh selama bekerja di dunia industri tersebut, di recognize pembelajaran lampau, jadi pembelajaran pengalaman dia bekerja menangani bidang apa ?, tidak perlu mengambil mata kuliah tersebut, maka proses pembelajaran yang telah dicapai di industri itu kita akui, jadi mereka akan lebih singkat lagi dalam menempuh studinya, sehingga standar dan kualifikasi maupun kompetensinya di dunia kerja akan meningkat, dengan sistem yang multi entry multi exit ini, ungkap Dr Tjuk Sukardiman.

Perkuliahan jenjang Diploma 1 (DI), Diploma 2 (D II) serta Diploma 3 (D III) hingga Sarjana Terapan (D IV) Program Studi Transportasi dan Logistik, dimana bidang transportasi itu keilmuannya sangat kompleks, sangat spesifik dan unik, sehingga prodinya juga bisa dikembangkan dan bisa untuk menampung keahlian industri seoptimal mungkin. Program Vokasi ini juga sebagai bentuk respon dari ITL Trisakti untuk menuju ke World Class, Research Base dan Centre of Excellences, dengan merespon perkembangan dunia industri berbasis 4.0.

Diakuinya peran alumni ITL Trisakti selama ini sudah cukup bagus, namun hari ini ITL Trisakti mengajak alumni yang tersebar di seluruh Instansi pemerintah maupun Swasta, BUMN, BUMD serta Dunia Industri untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kolaborasi yang lebih luas lagi pada lembaga pendidikan tinggi ITL Trisakti khususnya para mahasiswa untuk belajar lebih luas lagi di Industri termasuk kesempatan kerjanya, tambah Dr Tjuk Sukardiman.

Ketua Senat ITL Trisakti Asep Suparman, mengaku sangat mendukung kerjasama ini, karena antara Alumni dengan lembaga ITL Trisakti merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, jika keduanya di organiz maka akan sangat luar biasa, apalagi alumni yang berjumlah 17 ribu lebih, banya bekerja di industri, sehingga sangat tepat dalam mendukung program MEMES tersebut, dan kami yang masih aktif di industri juga aktif mengajar, maka sangat mendukung kerjasama ini, karena untuk pengembangan dan peningkatan pembelajaran akademik, harus membangun hubungan baik dengan industri, dan kita siap berkolaborasi, paparnya.

Sementara Ketua Ikatan Alumni ITL Trisakti, Irza Tanjung juga mengaku siap berkolaborasi, Kita berharap dengan kerjasama ini, Alumni bisa memberikan sumbangsih serta bersinergi dengan lembaga ITL Trisakti, mungkin yang berpengalaman di luar bisa mentransfer ilmunya,

Disamping itu ITL Trisakti yang awalnya berdiri dari Akademi Angkutan Udara Niaga, dengan program Sarjana Terapan Diploma III, maka dengan kerjasama ini para alumni dengan program pembelajaran Multi Entry Multi Exit System, mungkin alumni bisa bike to campus, jadi dari para alumni yang mungkin pendidikannya belum menyelesaikan D IV/Sarjana Terapan maupun Magister (S2), bisa kembali menyelesaikan studi Sarjana Terapan maupun Magister Transportasi dan Logistik. Demikian juga Program Doktor (S3) Transportasi dan Logistik yang telah dibuka saat ini, diharapkan program doktor tersebut juga bisa memberikan kesempatan alumni untuk studi lanjut.

Dengan telah ditandatanganinya kerjasama dalam mendukung program MEMES ini, diharapkan Alumni ITL Trisakti bisa membuka jalan yang seluas-luasnya, baik saat praktek lapangan, membangun kerjasama lembaga pendidikan dengan perusahaan melalui kajian-kajian akademis, membangun sistem manajemen yang baik dan efisien, hingga memberikan kesempatan kerja yang luas, khususnya mereka yang telah menyelesaikan program Diploma tersebut, ungkap Irza Tanjung. (Pry).

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending