WARTA | MEGAPOLITAN

Wakaf Goes to Campus, Upaya UIJ dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta Cetak Duta-duta Wakaf

SKIH / ISTIMEWA

Wakaf Goes to Campus, Upaya UIJ dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta Cetak Duta-duta Wakaf

Universitas Islam Jakarta (UIJ) sebagai salahsatu Perguruan Tinggi Islam di Jakarta, sebagaimana visi dan misi sebagai Perguruan Tinggi Islam Terdepan dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang Unggul, Berdaya Saing Tinggi dalam bidang keilmuan dan berakhlaqul karimah, serta memiliki keseimbangan intelektual dan moral, menguasasi keilmuan dengan nilai-nilai agama, berdasarkan Al-Qur’an dan hadits, menyambut baik kerjasama dengan Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag DKI Jakarta, dalam mencetak Duta-duta Wakaf.

Disela kegiatan Wakaf Goes to Campus yang digelar di Aula Masjid Al Rusydi UIJ, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Jakarta, Edi Suhara SE,MM menjelaskan, bahwa kegiatan pembekalan tentang wakaf bagi mahasiswa melalui program Wakaf Goes to Campus ini nantinya sosialisasi wakaf oleh para mahasiswa bisa dimaksimalkan, karena kita ketahui saat ini telah banyak program-program wakaf yang belum diketahui masyarakat.

Wakaf Goes to Campus merupakan upaya membekali mahasiswa UIJ, kalau selama ini mereka telah memperoleh bekal di campus, namun hari ini memperoleh tambahan ilmu dari para praktisi, baik dari Badan Wakaf Indonesia maupun Kementerian Agama, program-program apa yang ada dan bisa dilakukan bersama, dan mahasiswa siap menjadi corong bagi masyarakat, sebagai agen perubahan untuk hadir ditengah masyarakat menjelaskan akan Wakaf yang benar, dan kita berharap peserta akan menjadi Duta-duta Wakaf yang siap turun ditengah masyarakat, ungkap Edi Suhara, SE,MM.

Sementara Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Dr Sholahi, Kabid penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf kanwil Kemenag DKI menjelaskan, bahwa program Wakaf Goes to Campus ini merupakan upaya sosialisaasi wakaf yang dilakukan Kementerian Agama,khususnya dari Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, dan hari ini kita hadir di Kampus Universitas Islam Jakarta (UIJ), serta sebagai upaya pembinaan perwakafan di DKI Jakarta.

Dengan gerakan wakaf Goes to Campus ini diharapkan akan lahir generasi millennial yang peduli wakaf, pejuang Wakaf dan menjadi duta-duta wakaf, karena wakaf berkembang pesat, mulai dari standar yang ada, serta wakaf tunai dan wakaf produktif, dan Kementerian Agama dalam upaya peningkatan potensi ekonomi berbasis keagamaan, ada regulasi melalui pembinaan lembaga zakat dan wakat, bantuan operasional BWI dan Baznas, dan membentuk kampong-kampung zakat dan baznas, serta ada program pengawasan lembaga zakat serta program zakat dan wakaf produktif, program pengamanan azet wakaf, dan literasi wakaf dan zakat.

Dan zakat di DKI Jakarta dikawal oleh UPZ BAZNAS, dan melahirkan implementasi tentang zakat di DKI Jakarta yaitu Baznas DKI Jakarta, dan Kemenag akan selalu merespon perkembangan zakat di Indonesia, khususnya di Jakarta, dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta berharap media juga bisa membantu jika masih ada wakaf yang belum berstatus hukum yang kuat, seperti sertifikat wakaf nanti ada pembiayaan 2,5 juta ditiap titik akan ditindaklanjuti oleh Pemda, sehingga biaya sertifikat wakaf tersebut ditanggung oleh Pemda, sehingga sertifikat akan diberikan secara gratis, ini yang diharapkan menjadi pilar kekuatan untuk mengamankan aset umat Islam.

Diakuinya saat ini penanganan bidang perwakafan di DKI Jakarta telah dilakukan dengan koordinasi pihak-pihak terkait, dimana Wakaf di DKI, 69% sudah bersertifikat Wakaf, dan sisanya masih dalam proses, untuk itu kita terus lakukan sosialisasi berjenjang sesuai anggaran yang ada, berbagai masalah krusial sudah dilakukan dengan baik, dimana banyak asset wakaf yang digusur untuk fasilitas jalan, untuk itu Kanwil Kemenag DKI Jakarta telah menyelesaikan dengan cara Ruslah, tegas Dr Sholahi. (Pry).

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending