WARTA | PENDIDIKAN

STP Trisakti Berikan Apresiasi Guru Pembimbing Sekolah SMA/K Jabodetabek

SKIH / ISTIMEWA

STP Trisakti Berikan Apresiasi Guru Pembimbing Sekolah SMA/K Jabodetabek

Dalam rangkaian Peringatan 50 Tahun Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti) dan penutupan tahun 2019, pada Rabu 11 Desember 2019, STP Trisakti memberikan penghargaan serta bentuk Apresiasi Guru, dan memberikan wawasan Table Manner dilanjutkan Talkshow dengan tema “Trand Industri dan Kebutuhan SDM di bidang Pariwisata” serta dilanjutkan dengan lunch di Auditorium STP Trisakti.

Wakil Ketua III STP Trisakti, Ismet Emier Osman mengaku bersyukur atas peran dan dukungan para Guru SMA/K, peminatan siswa-siswi akan program studi Pariwisata dan Perhotelan semakin tinggi, sehingga kontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia bidang Pariwisata dalam mendukung program Kepariwisataan Indonesia semakin baik, untuk itu dalam rangkaian HUT STP Trisakti ke 50 tahun ini, STP Trisakti ingin berbagi dengan para Guru SMA/K.

Dan kami ingin memberikan apresiasi kepada para guru-guru SMA/K yang telah berkontribusi dan bermitra dengan STP Trisakti, khususnya dalam hal penerimaan mahasiswa baru di STP Trisakti, Jadi selain pemberian Apresiasi itu, kami juga ingin sekali lagi bersama-sama dengan pihak industri lebih memperkenalkan dunia pariwisata, dalam hal ini hospitality kepada para guru-guru SMA dan SMK, agar mereka juga bisa nanti menyampaikan yang lebih lanjut kepada para siswanya, sehingga Animo data peminat ataupun pemerhati pariwisata di Indonesia, tentunya akan lebih bertambah dan lebih besar lagi. dan itu juga sasaran berikutnya mereka melanjutkan studinya dari SMA/K ke STP Trisakti, ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Tri Djoko Sulistiyo, Panitia acara Apresiasi dan Table Manner, bahwa hari ini kita ingin menjelaskan akan program studi di STP Trisakti, dengan menghadirkan pembicara yaitu membahas Industri Hotel dan Industri Perjalanan Wisata, kedua pembicara akan membahas trand saat ini di industri hotel dan di industri perjalanan wisata, sehingga nantinya para Guru bisa berbagi kepada muridnya.

Kebanyakan Guru bimbingan konseling yang selama ini memberikan konsultasi siswa maupun orang tua murid, dan wawasan tersebut bisa disampaikan ke siswa maupun orang tua untuk program studi lanjut apa yang tepat, memiliki peluang kerja yang baik dan prospek kedepan, untuk itulah kami ingin perkenalkan informasi tentang tren Industri Pariwisata serta industri Perhotelan.

Disamping itu kita juga ajak mengikuti pelatihan table manner yang mungkin ini salah satu knowledge atau skill atau pengetahuan di bidang perhotelan, dan ini cukup penting untuk diketahui oleh masyarakat yaitu salah satunya guru, karena table manner ini wawasan yang bermanfaat buat siapa saja.

Kemudian kebetulan STP Trisakti bekerjasama dengan kampus Guilin tourism University, dimana pada Maret 2020, ada sekitar 30 orang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan (Dinas Pendidikan) dan beberapa Kepala Sekolah akan edutrip ke Guilin, mudah-mudahan program ke Guilin bisa continue tiap tahun, itu nanti disponsori oleh Guilin tourism University bersama STP Trisakti, hari ini kita mau bikin grend prize buat 2 orang guru, agar bisa ikut ke Guilin, untuk itu melalui Seminar ini akan menambah wawasan ilmu Pariwisata kepada Bapak/Ibu Guru, ungkap Tri Joko.

Rusminingsih, Guru SMAN 78 Jakarta, disela acara tersebut bengaku bangga dengan STP Trisakti yang sudah cukup lama sebagai Perguruan Tinggi Pariwisata yang telah mencetak SDM Pariwisata, apalagi Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa,serta dengan keindahan alamnya yang tidak kalah dengan negara lain, hanya masalahnya masih banyak yang belum tertangani dengan baik, sehingga dibutuhkan orang-orang yang memiliki kompetensi khusus dibidang Pariwisata.

Banyak obyek wisata yang kecil dalam arti tidak terkenal, tetapi memukau sekali bagi saya, belum terjamah atau terkelola dengan baik, kalau spot wisata seperti itu jika di eksplore dan diviralkan maka akan menjadi daya tarik wisatawan luar negeri maupun wisatawan domestik, untuk itu kami mendukung STP Trisakti agar lebih banyak lagi mencetak tenaga ahli bidang Pariwisata, sehingga Spot Wisata di daerah-daerah bisa terkelola dengan baik, sehingga akan meningkatkan Kepariwisataan Nusantara, serta meningkatkan Ekonomi masyarakat, dan peningkatan pendapatan negara.

Pada anak didik, kami juga menekankan, bahwa Pariwisata itu harus di kelola dengan baik, harus ada yang ngurusin, kekayaan alam ini kalau di kelola dengan baik, maka bisa jadi sumber pendapatan negara kita, untuk itu siswa-siswi sangat tepat jika mengambil pendidikan lanjut, di Sekolah Tinggi Pariwisata, seperti STP Trisakti ini, dengan sarana dan prasarana pendukung yang sangat lengkap, bahkan Pemerintah juga telah memberikan regulasi-regulasi bidang Kepariwisataan, tinggal minat anak itu digulirkan terus, bahwa sumber daya alam dan keindahannya harus di jaga dan dikelola dengan baik, papar Rusminingsih.

Hal yang sama juga diungkapkan Guru SMAN 32 Jakarta Selatan, Meyrita, bahwa Pemerintah Indonesia yang saat ini sedang giat-giatnya membangun, maka Pembangunan Pariwisata juga sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan pendapatan negara, maupun pendapatan asli daerah, apalagi berwisata bagi masyarakat Indonesia maupun luar negeri lagi bumming saat ini, kita bersyukur anak-anak generasi millennial yang gemar berfoto dengan fiuw yang indah-indah, telah mendorong peminatan anak didik dibidang pendidikan Pariwisata, kami bersyukur alumni SMAN 32 Jakarta sendiri juga banyak yang melanjutkan di STP Trisakti, bahkan hari ini kami juga telah bertemu alumni, dan saya mendorong untuk mau berbagi dengan adik-adiknya di SMAN 32 Jakarta, sehingga akan lebih banyak lagi yang turut berpartisipasi dalam sektor Pariwisata Jakarta maupun Nusantara, tegasnya.

Sementara para pembicara Seminar, Kevin Kowara, Alumni STP Trisakti yang kini sukses Berwirausaha di Perhotelan bidang food and beverage menjelaskan, bahwa dirinya saat duduk di bangku SMA, ada ketertarikan di STP Trisakti, karena program pembelajarannya sangat menarik, dimana disamping kuliah di kampus STP Trisakti juga bisa kuliah dengan program double degree ke Guilin tourism University, Tiongkok, dan STP Trisakti juga memiliki mitra Perguruan Tinggi di beberapa negara, dan proses pembelajaran lebih secara internasional, dan saya adalah salahsatu mahasiswa untuk kelas internasional di STP Trisakti ini.

Melalui program double degree ini juga telah menambah banyak pegalaman kerja, dan hubungan internasional, jadi pengalaman kita bukan saja di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri, yang nantinya bisa kita terapkan kembali ke Indonesia, budaya kerja akan semakin kompetitif, kalau hanya untuk mencari kerja pasti lebih mudah, dan saya sebenarnya waktu kerja sudah mencapai level Manager, namun kami saat ini memilih untuk berwirausaha mengembangkan ilmu yang telah kami dapat di STP Trisakti, dibidang Perhotelan, paparnya. (Pry)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending