WARTA | LIPUTAN KHUSUS

DANPUSTERAD APRESIASI PERKEMBANGAN THERAPY LING TIEN KUNG DI PUSTERAD

SKIH / ISTIMEWA

DANPUSTERAD APRESIASI PERKEMBANGAN THERAPY LING TIEN KUNG DI PUSTERAD

Bertempat di Lapangan Upacara Mapusterad Jln. Raya Setu Cipayung No. 27 Jakarta Timur, Danpusterad Mayor Jenderal TNI Arif Rahman, M. A, menyampaikan apresiasi perkembangan therapy kesehatan Ling Tien Kung di lingkungan Mapusterad ditandai dengan penyerahan plakat dan beberapa kenang-kenangan kepada Bapak. Abdul Gani selaku Instruktur Ling Tien Kung wilayah Jakarta Timur, Jumat 10 Januari 2020 usai pelaksanaan senam Ling Tien Kung.

Danpusterad Mayor Jenderal TNI Arif Rahman, M.A yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya telah terlebih dahulu mencanagkan senam Ling Tien Kung tersebut dilingkungan Makodam V/Brawijaya Surabaya Jawa Timur sebagai asal usul berkembangnya Therapy Ling Tien Kung sekaligus pusatnya di Indonesia dan telah merasakan manfaatnya sehingga di Mapusterad pun digalakkan therapy ini bahkan sebelum Mabes TNI mencanangkannya.

Pada kesempatan tersebut Danpusterad dalam sambutannya mengatakan bahwa gerakan Therapy Ling Tien Kung ini adalah gerakan yang sangat rileks namun harus dilakukan dengan benar agar membawa manfaat bagi tubuh kita. Selain itu “lanjut Danpusterad”, senam Therapy Ling Tien Kung ini juga tidak berdiri sendiri namun juga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat, istrahat cukup, dan pikiran yang bersih dan gembira. Tanpa itu, gerakan ini hanya buang energi, menghabiskan waktu percuma, “imbuhnya”. Ditambahkan pula, sesuai petunjuk Bapak Kasad, kita diwajibkan berolah raga setiap hari minimal satu jam, agar kegiatan ini juga tetap dilanjutkan saja untuk memelihara kebugaran tubuh yang pada gilirannya akan meningkatkan semangat kerja, “tutupnya”.

Ketua/Koordinator Ling Tien Kung wilayah Jabodetabek Bapak Gani Notowijoyo didampingi Bapak Yoppy Yudianto selaku instruktur, yang menerima kenang-kenangan dari Danpusterad tersebut menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya seraya kembali menjelaskan filosofi dari senam therapy LTK ini. Dikatakannya, ditemukannya senam therapi LTK berawal dari pemikiran seorang mantan atlit nasional cabang marathon dan lompat jauh bernama Awik Wijaya bahwa dalam tubuh manusia terdapat energi yang dapat self hiling (pengobatan sendiri). LTK sendiri lanjut penjelasan Bpk. Gani artinya Ling = Nol, Tien = Titik, Kung = Ilmu (Ilmu Titik Nol), gerakannya memiliki 5 tahapan yaitu : Pemanasa, Cas Aqi (Empot-empot anus), menata ulang organ tubuh, Gerakan titik nol dan Pengendapan (Pernafasan).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Pusterad Brigadir Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., Sekretaris Pusterad, Kolonel Inf Veri Sudijanto, S.I.P.,M.Si., Ir Pusterad Kolonel Czi Lalu Rudi Irham Srigede, S.T.,M.Si, para Staf Ahli, Para Direktur jajaran Pusterad, Dansatintelter Kolonel Inf I Made Riawan, S. Psi., beserta seluruh anggota Pusterad. (Red).

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending