WARTA | EKONOMI

2 jenis Durian Rejanglebong Bengkulu Bisa Dinikmati di Depok

SKIH / ISTIMEWA

2 jenis Durian Rejanglebong Bengkulu Bisa Dinikmati di Depok

Mungkin banyak yang belum mengenal Durian Rejanglebong Bengkulu, karena dahulu cukup sulit dibawa ke Jakarta dan Sekitarnya, disebabkan transportasi yang sulit serta berisiko busuk di jalan, namun saat ini dengan telah dibangunnya jalan tol Sumatera, membuat transportasi dari Bengkulu ke Jakarta menjadi lancar, waktu tempuh saat ini sekitar 18 jam. sehingga memudahkan pedagang durian dari Bengkulu untuk memasarkan produknya di di Jakarta dan sekitarnya.

Ada dua jenis durian Bengkulu, yang pertama Daging buah Durian Bengkulu cukup tebal dengan bobot buah mencapai 2,3 kg, panjang buah 24,2 cm, lebar 19 cm, warna kulit buah yellow green group 153 C(strong greenish yellow), jumlah ruang 5, tebal daging buah 1,41 cm dan yang unik warna daging buahnya Putih sedikit berair.

Yang satu lagi Durian Tembaga dagingnya Kuning dan sangat manis, karakterisasi budah durian lokal ini memiliki bobot buah 2,81 kg, panjang buah 22,9 cm, lebar 19,5 cm, warna kulit buah yellow green group 152 C (dark greenish yellow), jumlah ruang 5, tebal daging buah 1,08 cm dan warna daging buah yellow group 12 D (Palle yellow). Kedua jenis durian ini termasuk varietas lokal durian langka ini kini bisa dinikmati di Depok maupun Jakarta, kami hadirkan Durian terbaik dari Bengkulu, ungkap Peater, pedagang yang juga petani Duren dari Rejanglebong saat ditemui di Pangkalan Duren, yang lokasinya tepat didepan Kelurahan Leuwinanggung Depok.

Diakuinya Duren yang di jajakan diambil dari petani yang memang sudah matang pohon atau jatuh dari pohon yang dikumpulkan, biasanya satu petani bisa menyetor 25 hingga 50 durian, kemudian dibawa ke Depok, sehingga jumlahnya tidak banyak, ini menghindari resiko busuk, soalnya jika sudah matang Kulit Duren akan membuka sendiri, kita tidak membawa yang mentah, jadi pelanggan disini sebelum membeli bisa mencoba dulu, ungkapnya.

Peater juga berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bisa membantu Petani Durian Lokal Bengkulu diberikan pembinaan sehingga masyarakat tidak menebang pohon durian, karena jumlah pohon terus berkurang akibat pengalihan penggunaan lahan, ini bisa mengancam kepunahan durian khas Bengkulu, karena jenis kedua durian ini tidak ditemukan di daerah lain, karena karakter tanahlah yang menghasilkan kualitas rasa dan ukuran besar kecilnya durian Bengkulu, bahkan jika difasilitasi untuk ekspor maka penghasilan petani meningkat dan bisa memasukkan devisa negara, karena saat musim panen bisa sampai 5 bulan dan jumlahnya cukup banyak, kami petani durian Bengkulu sangat berterimakasih pada Pemerintah khususnya Presiden Jokowi dengan pembangunan infrastruktur menuju Jakarta, sehingga bisa dengan mudah dipasarkan ke Jakarta maupun Depok dan Bogor, papar Piater.

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending