WARTA | PENDIDIKAN

Penguatan Pengembangan Pengajaran dan Penelitian, UID Gelar MoU Dengan STP Trisakti

SKIH / ISTIMEWA

Penguatan Pengembangan Pengajaran dan Penelitian, UID Gelar MoU Dengan STP Trisakti

Dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebagaimana diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem A.Makarim, khususnya menyangkut kebijakan Perguruan Tinggi, atau yang lebih dikenal dengan istilah “Kampus Merdeka”, telah menuntut adanya kerjasama antar perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Dan bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti), telah dilakukan kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara STP Trisakti dengan Universitas Islam Jakarta (UID). Dan penandatanganan dilakukan oleh Rektor UID, Prof Raihan dengan Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM.

Rektor UID, Prof Raihan yang juga Sekjen APTISI Wilayah III Jakarta, menegaskan bahwa kerjasama ini juga dalam upaya meningkatkan program sebagaimana diamanatkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik bidang Pengajaran, penelitian dan pengembangan maupun Pengabdian Kepada Masyarakat, kita berharap akan memperkuat dalam penelitian maupun pengajaran melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, ini juga sejalan dengan program Permendikbud, Nadiem A Makarim, mesti juklaknya belum keluar, namun kita menyambut baik Permendikbud tersebut, ungkapnya.

Dalam upaya kerjasama bidang penelitian, tentunya kita bisa saling kolaborasi untuk meningkatkan kualitas penelitian maupun publikasi jurnal ilmiah bereputasi nasional maupun internasional, kerjasama antar Perguruan Tinggi akan membangun jejaring penelitian yang lebih luas lagi, sehingga tercipta pemanfaatan sumberdaya dan faslilitas bersama antara STP Trisakti dengan UID.

Disamping itu dalam menyambut Peraturan Mendikbud RI, pada kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dimana salahsatu poinnya adalah hak belajar 3 semester di luar program studi atau lintas prodi, yang nantinya mahasiswa bisa kuliah di luar lembaga perguruan tinggi yang mereka ikuti, maka pertukaran mahasiswa bisa jadi solusi, dalam menimba ilmu pengetahuan lintas prodi tersebut, dimana mahasiswa diberi keleluasaan memilih prodi maupun kampus selama 2 hingga 3 semester, dalam mendorong pengembangan bakat maupun kemampuan yang bisa ditingkatkan, misalkan mahasiswa UID ingin memperdalam kewirausahaan di STP Trisakti, atau mahasiswa prodi Perhotelan ingin memperkuat Manajemen, penguatan bidang keilmuan bisa saling mendukung, ungkapnya.

Melalui MoU ini, UID dan STP Trisakti juga akan terus dibuatkan pola dalam Kolaborasi dan implementasi berkelanjutan, mulai dari pelaksanaan staff exchange atau pertukaran dosen, student exchange atau pertukaran mahasiswa serta bersama-sama dalam bidang penelitian, maupun penguatan-penguatan bidang tertentu.

STP Trisakti dengan kekuatan yang berkaitan dengan bidang keilmuan Pariwisata dan Hospitality, jika ingin membuka program Doktor (S3) maka perlu beberapa persyaratan, demikian juga buat UID, salahsatunya keharusan memiliki Guru Besar yang memiliki lintas Ilmu untuk penguatan program studi tersebut, untuk itulah MoU ini juga diharapkan bisa saling memperkuat bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut, karena UID juga membutuhkan tenaga Doktor atau Guru Besar untuk menjadi tenaga pengajar tidak tetap, jadi kita ingin meningkatkan penguatan disiplin ilmu yang dimiliki masing-masing lembaga dalam mendukung kompetensi lulusan, dan kami sangat menyambut baik kerjasama kedua belah pihak, tegas Prof Raihan. (Pry).

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending