KABAR | HUKUM

36 Anak Pelaku Tawuran Diamankan Satreskrim Polres Jaktim dibantu Samapta Polda Metro Jaya

SKIH / ISTIMEWA

36 Anak Pelaku Tawuran Diamankan Satreskrim Polres Jaktim dibantu Samapta Polda Metro Jaya

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan Anak-anak dari beberapa Genk Tawuran yang siap melakukan tawuran di Pondok Gede, Cipayung Jakarta Timur.

Dalam jumpa Pers di Mapolsek Cipayung, kamis 17 Juli 2025, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K, M.H, M.Si menegaskan bahwa Polres Jakarta Timur kini mengamankan sebanyak 36 remaja juga pemuda yang akan melakukan tawuran, kronologis kejadiannya sebagai bahwa sekitar pukul 03.30 WIB tepatnya pada hari Rabu tanggal 16 Juli tahun 2025 Tim Presisi melakukan Patroli, karena ditemukan pada salahsatu akun bawa ada kelompok remaja yang saling mengejek dan akan melakukan tawuran.

Awalnya mereka akan melakukan tawuran di sekitar Condet, Kramat Jati. tapi saat dilakukan patroli ke arah sana tidak ditemukan adanya indikasi akan tawuran, akhirnya Tim melakukan patroli ke arah Lubang Buaya, Cipayung Jakarta Timur. Sesampainya di lapangan sepak bola di daerah Lubang Buaya Cipayung melihat ada ada gerombolan remaja atau pemuda yang berkumpul, feeling sebagai seorang Polisi, petugas mencurigai kelompok tersebut yang kurang lebih berjumlah 100 orang, mereka berkumpul dengan mengendarai sepeda motor, yang kita amankan sebanyak 60 sepeda motor dan dua mobil, kami melakukan penangkapan terhadap 36 orang yang sisanya melarikan diri. Dan saat kami melakukan penggeledahan ternyata di dalam mobil terdapat 27 senjata tajam jenis corbet dan clurit, ditambah lagi ada juga handphone. Dengan barang bukti Senjata tajam tersebut kami Kenalkan anak-anak ini dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 51 serta nomor 12 tahun 1951, junto pasal 55, 56 dan 53 KUHP.
Dan karena tawuran itu tidak terjadi disebabkan faktor dari eksternal, untuk itu kami mengenakan mereka pasal Percobaan melakukan tindak pidana.

Sebelumnya rencana neraka akan tawuran bersama dengan kelompok dari genk molek di Pondok Gede Bekasi, mereka ini gabungan atau aliansi dari beberapa Genk Tawuran dari Jakarta Timur, Depok serta Bogor, yang mengundang mereka ke Jakarta Timur adalah dari Genk Amster, jadi Kenapa mereka berada di daerah Lubang Buaya karena mereka diundang oleh kelompok tawuran yang bernama yang akunnya diberi nama Amster Setu (kelompok tawuran) yang berada di Cipayung, mereka mengundang Genk Padi dari Depok juga dari Tangerang, Jadi anak-anak yang kami tangkap di sini adalah gabungan aliansi kelompok tawuran yang berasal dari Jakarta Timur, Depok, Bogor dan Tangerang, mereka akan mempertanggungjawabkan perbuatannya, tegas Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K, M.H, M.Si. (Red)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending