Bhabinkamtibmas Cakung Timur Mediasi Remaja Terlibat Tawuran, Libatkan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat
Jakarta Timur – Sebagai langkah penyelesaian masalah secara humanis dan pencegahan kenakalan remaja, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakung Timur bersama unsur Tiga Pilar, FKDM, serta tokoh masyarakat menggelar kegiatan problem solving terkait aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di wilayah RW 07 dan RW 08 Kelurahan Cakung Timur, Sabtu malam (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat RT 09 RW 07 tersebut dipimpin oleh Ade Cahya Mulyadi setelah teridentifikasi adanya keterlibatan sejumlah remaja dalam aksi tawuran yang sempat viral di media sosial dan grup warga, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.
Dalam proses mediasi, Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar, Ketua RW, para Ketua RT, LMK, FKDM, serta orang tua para remaja melakukan dialog dan pembinaan guna menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Para remaja diberikan penyuluhan hukum dan pemahaman mengenai dampak negatif tawuran, baik terhadap diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar.
Kapolsek Cakung, Andre Try Putra, menegaskan bahwa pendekatan problem solving merupakan langkah preventif yang mengedepankan pembinaan agar para remaja tidak kembali terjerumus dalam perbuatan yang melanggar hukum.
"Kami mengedepankan pembinaan dan kolaborasi dengan keluarga serta tokoh masyarakat agar anak-anak yang terlibat dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatannya. Pengawasan orang tua menjadi faktor penting dalam mencegah kenakalan remaja dan aksi tawuran," ujar AKP Andre Try Putra.
Sebagai bentuk komitmen, para remaja yang terlibat membuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, termasuk melakukan provokasi, ejekan, maupun ajakan tawuran melalui media sosial. Orang tua juga diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, warga turut menyerahkan dua bilah senjata tajam jenis celurit kepada Bhabinkamtibmas untuk diamankan sebagai langkah antisipasi agar tidak disalahgunakan.
Melalui penyelesaian masalah yang melibatkan seluruh unsur masyarakat ini, diharapkan para remaja dapat kembali fokus pada kegiatan positif dan lingkungan tetap terjaga aman serta kondusif. Pembinaan dan pemantauan selanjutnya akan dilakukan oleh pengurus wilayah bersama Bhabinkamtibmas guna mencegah terulangnya aksi serupa di kemudian hari.
| Penulis | : Priyono |
| Editor | : Priyono |