KABAR | PENDIDIKAN

Masrur Anhar Sukses Raih Gelar Doktor, Usai Diuji 6 Profesor di Universitas Islam Jakarta

SKIH / ISTIMEWA

Masrur Anhar Sukses Raih Gelar Doktor, Usai Diuji 6 Profesor di Universitas Islam Jakarta

Melihat kondisi bangsa yang terus menjadi sorotan publik, melalui beberapa media surat kabar maupun media sosial yang menyuguhkan berita-berita tentang tingginya angka korupsi di Indonesia, khususnya yang melibatkan Wakil Rakyat di DPR-RI maupun di DPRD, telah menggugah Mahasiswa Program Doktor Pendidikan Agama Islam (S3) Universitas Islam Jakarta, Masrur Anhar terpanggil untuk menekan adanya korupsi melalui pendidikan dengan mewujudkan "Budaya Nasionalis Religius" melalui pendidikan kaderisasi partai, dan pada Rabu 1 Juli 2026, Masrur Anhar dengan Desertasinya berjudul "Analisis Model Pendidikan Kader Pada Badan Kaderisasi Partai, Untuk Mewujudkan Budaya Nasionalis Religius",

Promovendus Masrur Anhar menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi misi serta program partai, seluruh Kader partai harus memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, dengan perilaku Jujur, tanggung jawab serta cinta tanah air.

Sehingga seluruh kader partai harus dibekali tentang Ideologi partai serta Berbudaya Nasionalis Religius, pendidikan kaderisasi partai harus diikuti guna menanamkan nilai-nilai Nasionalis Religius, dan ini bersifat universal, sehingga bisa diterapkan di seluruh partai di Indonesia, dalam penanaman tentang Budi pekerti, sehingga kita berharap kedepan Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya dengan nilai-nilai nasionalis religius, dan Indonesia menjadi negara yang aman dan damai, ungkap Dr Masrur Anhar usai menerima gelar Doktor dari Universitas Islam Jakarta.

Semoga dengan pengembangan model pendidikan Kader nasionalis religius yang sudah diterapkan di partai Bulan Bintang ini membawa manfaat, khususnya untuk mengurangi korupsi, dan kita yakin dengan karya penelitian ini juga diharapkan akan digunakan oleh partai-partai lain serta akan membawa manfaat ke arah yang lebih baik, tegas Politisi yang juga salahsatu pendiri Partai Bulan Bintang ini.

Kepala Prodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta, Prof Dr. Dede Rosyada MA mengapresiasi Karya Penelitian Dr. Masrur Anhar, ini merupakan model pembinaan kader partai dengan mengkombinasikan antara Nasionalis dan Religius, dengan pola pembinaan dan output yang dapat membentuk kader partai yang berkarakter Nasionalis Religius, hanya saja politik di masyarakat sebagaimana yang diungkapkan Dr Masrur Anhar masyarakat pemilih saat ini masih mengedepankan politik uang, dengan istilah NPWP yaitu Nomer Piro Wani Piro, padahal seharusnya pemilih bisa melihat calon wakil rakyat yang memiliki kapasitas, midelitas serta kader yang baik, sehingga negara akan lebih maju, aman. Serta merubah politik nasional ke arah yang lebih baik, namun untuk merubahnya membutuhkan cukup waktu, sehingga peran partai politik juga sangat dibutuhkan dalam mendewasakan masyarakat dalam berpolitik yang baik, ungkap Prof Dede Rosyada.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. Ir Raihan, M.Si juga mengapresiasi karya penelitian Dr Masrur Anhar, sebagai lulusan program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta, yang dengan karya Desertasinya tentang pola Pendidikan Kader Partai dengan menekankan pola pendidikan keislaman serta kebangsaan dengan model yang berkembang saat ini, di era globalisasi, mudah - mudahan bisa diikuti oleh kader partai serta menjadi model pembinaan kader di partai Bulan Bintang serta partai lain dalam membentuk kader yang berkarakter Nasionalis Religius, ungkap Prof Raihan. (Red)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending